Tentang Film
Empat film pada Program Kompetisi yang dimuat dalam Buletin selama FFPK 2008, yaitu Kitos, "Selamat Tinggal Kota Merah", "A Letter of Unprotected Memories", "Drum Lesson", dan "Aku, Koran, dan DVD"
Wawancara dengan Pembuat Film
Dua orang pembuat film pendek yang karyanya ditayangkan dalam FFPK 2008 menyempatkan diri diwawancarai oleh Buletin FFPK 2008. Kedua orang tersebut adalah Tumpal Christian Tampubolong (sutradara "Drum Lesson") dan BW Purba Negara (sutradara “Lastri, apa sing kowe goleti?”).
Lokakarya Pemutaran Film
Inilah laporan pandangan mata tentang pelaksanaan Lokakarya Pemutaran Film yang dimuat dalam tiga edisi Buletin FFPK 2008 selama festival berlangsung. Dalam tiga edisi tersebut, masing-masing memuat laporan untuk materi: Pengetahuan Teknis bagi Projectionist (Fasilitator: Ahsan Andrian); Pengenalan Akustik Ruang Pemutaran (Fasilitator: Indra Notowidigdo); dan Manajemen Pemutaran (Fasilitator: Lintang Gitomartoyo).
Merah Menyala
Merah menyala. Itulah warna yang menghiasi Festival Film Pendek Konfiden tahun ini. Bila mengikuti perjalanan FFPK sejak dua tahun lalu, mungkin kita tidak menemukan warna merah di sana. Selama dua tahun, kuninglah yang menjadi warna FFPK. Mengapa demikian ya?
Ini Tentang Sukarelawan Kami
Beragam alasan muncul dari mereka, mengapa mau menjadi sukarelawan FFPK? Sebagian besar menjawab ingin mencari pengalaman. Ada juga yang menjawab karena ingin menonton film pendek yang tidak diputar di bioskop. Beberapa panitia yang telah menjadi sukarelawan di tahun sebelumnya ternyata punya alasan lain. Suasana kerja yang nyaman membuat mereka ingin kembali menjadi sukarelawan. Tidak hanya itu, ingin mengambil ilmu dari mereka yang sudah berpengalaman dibidangnya juga menjadi alasan mereka. Cape? Sudah pasti. Namun, mereka mengaku rasa cape itu tidak seberapa jika dibandingkan pengalaman dan teman baru yang mereka dapat.









